Backlink
Apa itu backlink? Pengertian, jenis, dan cara kerjanya
Tautan dari situs lain masih dihitung Google, tapi hanya yang relevan yang benar-benar menolong. Isinya cara Google menilai tautan dan cara mendapatkannya tanpa jalan pintas.
Panduan memakai Ahrefs untuk memeriksa backlink: pilihan alat gratis dan berbayar, arti Domain Rating dan URL Rating, cara membaca laporan backlink dan referring domains, serta cara memisahkan tautan yang bermanfaat dari tautan yang berisiko.

Ahrefs backlink adalah cara singkat orang menyebut pemeriksaan backlink memakai Ahrefs, salah satu alat SEO yang paling sering dipakai untuk melihat siapa saja yang menautkan ke sebuah situs. Ada tiga pintu masuk: Backlink Checker versi gratis untuk cuplikan data domain mana pun, Ahrefs Webmaster Tools yang gratis untuk situs milik sendiri, dan Site Explorer di paket berbayar untuk laporan lengkap. Hasilnya baru berguna kalau Anda tahu cara membacanya, terutama arti Domain Rating, URL Rating, referring domains, dan atribut tautan.
Artikel ini membahas cara memakai ketiganya, cara membaca laporan backlink dari atas ke bawah, dan cara memisahkan tautan yang bermanfaat dari tautan yang justru berisiko. Kalau Anda belum paham apa itu backlink dan kenapa ia penting, mulai dulu dari artikel apa itu backlink, lalu kembali ke sini.
Ahrefs tidak hanya punya satu alat untuk backlink. Pilihan yang tepat bergantung pada siapa pemilik situsnya dan seberapa dalam data yang Anda butuhkan.
Backlink Checker versi gratis. Ini halaman di ahrefs.com/backlink-checker. Anda cukup memasukkan domain atau URL, lalu Ahrefs menampilkan ringkasan profil backlink dan sebagian daftar tautannya. Ahrefs sendiri menyebut versi ini sebagai cuplikan dari alat premiumnya, jadi datanya sengaja dibatasi. Cocok untuk melihat sekilas situs pesaing atau calon mitra.
Ahrefs Webmaster Tools (Ahrefs Free). Ini versi gratis untuk pemilik situs. Syaratnya, situs harus diverifikasi lebih dulu, misalnya lewat Google Search Console, berkas HTML, atau catatan DNS. Menurut halaman resminya, Ahrefs Free bisa dipakai untuk jumlah situs terverifikasi yang tidak terbatas, menampilkan sampai 1.000 backlink sekaligus dengan fitur sortir dan filter, dan menyediakan 5.000 kredit crawl per proyek per bulan untuk audit situs.
Site Explorer di paket berbayar. Ini versi lengkap untuk domain mana pun, termasuk milik pesaing. Laporan backlink, referring domains, anchor, tautan yang hilang, dan halaman yang paling banyak ditautkan tersedia penuh di sini.
| Pilihan | Untuk situs siapa | Biaya | Paling cocok untuk |
|---|---|---|---|
| Backlink Checker gratis | Domain mana pun | Gratis | Melihat sekilas profil backlink pesaing atau calon mitra |
| Ahrefs Webmaster Tools | Hanya situs yang sudah Anda verifikasi | Gratis | Memantau backlink dan kesehatan situs sendiri secara rutin |
| Site Explorer | Domain mana pun | Berbayar | Riset pesaing mendalam dan kampanye link building |
Untuk sebagian besar pemilik usaha, kombinasi Ahrefs Webmaster Tools untuk situs sendiri dan Backlink Checker gratis untuk mengintip pesaing sudah cukup. Paket berbayar baru masuk akal kalau Anda rutin meneliti banyak domain pesaing atau menjalankan link building secara serius.
Karena gratis dan datanya paling lengkap untuk situs sendiri, Ahrefs Webmaster Tools adalah titik awal yang kami sarankan. Urutannya seperti ini:
Jangan berhenti di angka ringkasan. Nilai sebenarnya ada di daftar tautan itu sendiri: dari halaman apa tautannya, anchor apa yang dipakai, dan apakah halaman tujuannya memang halaman yang ingin Anda dorong.
Dua metrik yang paling sering ditanyakan adalah Domain Rating (DR) dan URL Rating (UR). Keduanya buatan Ahrefs, dan keduanya sering disalahpahami.
Domain Rating (DR) menunjukkan kekuatan profil backlink sebuah situs dibanding situs lain di database Ahrefs, dalam skala 0 sampai 100. Ahrefs menjelaskan dua prinsip perhitungannya: domain dengan DR lebih tinggi meneruskan nilai lebih besar ke domain yang ditautkannya, dan sebuah domain membagi nilainya secara rata ke semua domain yang ia tautkan. Karena itu, tautan dari situs kecil yang hanya menautkan sedikit domain bisa lebih berpengaruh daripada tautan dari situs besar yang menautkan jutaan domain. DR juga bersifat relatif, jadi DR situs Anda bisa turun walaupun tidak kehilangan backlink, karena situs lain bertumbuh lebih cepat.
URL Rating (UR) menunjukkan kekuatan profil tautan satu halaman dalam skala 100 poin. Menurut Ahrefs, UR memperhitungkan tautan internal maupun eksternal, dan skalanya logaritmik: naik dari UR 20 ke 30 jauh lebih mudah daripada dari 70 ke 80.
| Metrik | Mengukur | Tingkat | Cara memakainya |
|---|---|---|---|
| Domain Rating (DR) | Kekuatan profil backlink sebuah domain, relatif terhadap domain lain | Domain | Membandingkan situs Anda dengan pesaing secara kasar |
| URL Rating (UR) | Kekuatan profil tautan satu halaman | Halaman | Menilai halaman mana yang paling kuat untuk ditautkan ke halaman lain |
| Referring domains | Jumlah domain unik yang menautkan | Domain atau halaman | Lebih bermakna daripada jumlah backlink mentah |
| Backlinks | Jumlah tautan total, termasuk banyak tautan dari satu domain | Domain atau halaman | Dibaca bersama referring domains, jangan sendirian |
Yang perlu diingat: Google tidak memakai DR atau UR. Keduanya adalah perkiraan pihak ketiga dari data tautan Ahrefs. Metrik ini berguna untuk membandingkan, bukan untuk memprediksi peringkat. Situs dengan DR rendah tetap bisa mengalahkan situs DR tinggi untuk pencarian yang spesifik kalau kontennya lebih relevan, seperti yang kami jelaskan di artikel cara kerja SEO.
Saat membuka laporan backlink, urutan membaca yang kami pakai di setiap audit SEO adalah sebagai berikut.
Mulai dari referring domains, bukan jumlah backlink. Seratus tautan dari satu situs (misalnya tautan di footer atau sidebar) tetap hanya satu referring domain. Grafik referring domains dari waktu ke waktu memberi gambaran yang lebih jujur tentang pertumbuhan profil tautan.
Periksa atribut tautan. Google mengenalkan atribut rel="sponsored" untuk tautan berbayar atau iklan, rel="ugc" untuk tautan dari konten buatan pengguna seperti komentar dan forum, dan rel="nofollow" untuk tautan yang tidak ingin dikaitkan dengan situs pemberi. Ahrefs menandai atribut ini di laporan, jadi Anda bisa melihat proporsi tautan dofollow dan yang tidak. Tautan nofollow tidak buruk; profil yang wajar memang berisi campuran keduanya.
Lihat anchor text. Anchor adalah teks yang diklik pada tautan. Profil yang alami didominasi nama merek, alamat situs, dan frasa umum. Kalau sebagian besar anchor berisi kata kunci komersial yang sama persis, itu tanda tautannya dibuat, bukan didapat.
Cek halaman tujuan. Lihat halaman mana di situs Anda yang paling banyak ditautkan. Kalau tautan banyak mengarah ke halaman yang sudah dihapus atau diarahkan ulang, nilainya bisa terbuang. Halaman seperti itu perlu dipulihkan atau diarahkan dengan benar, dan canonical tag di halaman tujuan harus tepat.
Pantau tautan baru dan yang hilang. Laporan tautan baru menunjukkan hasil kerja outreach atau liputan, sedangkan tautan yang hilang bisa menjadi peluang untuk meminta pemilik situs memasangnya kembali.
Selain memantau situs sendiri, Ahrefs paling sering dipakai untuk melihat dari mana pesaing mendapat tautan. Caranya bukan menyalin semua tautan mereka, tetapi mencari pola.
Riset pesaing harus selalu disaring dengan akal sehat. Tidak semua tautan pesaing layak ditiru, karena sebagian mungkin didapat dengan cara yang melanggar kebijakan Google. Strategi tautan yang aman kami bahas lebih lengkap di artikel SEO off page.
Google menyebut praktik membuat tautan ke atau dari sebuah situs terutama untuk memanipulasi peringkat sebagai link spam. Contoh yang disebut dalam kebijakannya antara lain jual beli tautan untuk peringkat, pertukaran tautan berlebihan, memakai program otomatis untuk membuat tautan, dan advertorial berbayar yang tautannya tetap meneruskan nilai peringkat.
Saat membaca laporan Ahrefs, pola berikut patut diperiksa lebih jauh:
| Pola di laporan | Kemungkinan penyebab | Tindakan yang masuk akal |
|---|---|---|
| Lonjakan referring domains dalam beberapa hari tanpa liputan atau kampanye | Tautan otomatis, situs scraper, atau serangan tautan dari pihak lain | Periksa contoh tautannya; menurut Google kebanyakan situs tidak perlu disavow, jadi tidak perlu panik |
| Banyak tautan dari situs yang isinya tidak berhubungan sama sekali | Jaringan situs penjual tautan | Hentikan pembelian bila ada, dan jangan mengulang pola yang sama |
| Anchor berisi kata kunci komersial persis secara berulang | Tautan yang dipesan dengan anchor yang ditentukan | Ubah pendekatan ke tautan bernama merek dan konten yang layak dikutip |
| Tautan sitewide dari footer banyak situs | Tema gratis bertautan atau pertukaran tautan | Biasanya cukup dibiarkan, tetapi jangan dijadikan strategi |
| Halaman tujuan berstatus 404 | Halaman dihapus tanpa pengalihan | Pulihkan halamannya atau pasang pengalihan 301 ke halaman yang setara |
Tidak setiap tautan aneh perlu ditindaklanjuti. Situs besar wajar menerima tautan acak dari situs berkualitas rendah. Yang perlu diwaspadai adalah pola yang menunjukkan tautan dibuat secara sengaja untuk memanipulasi peringkat, apalagi kalau dibuat oleh pihak yang Anda bayar.
Search Console juga punya laporan tautan yang menampilkan situs yang paling banyak menautkan, halaman yang paling banyak ditautkan, dan teks tautan yang paling umum. Bedanya, data Search Console berasal dari Google sendiri, sedangkan Ahrefs memakai crawler dan database miliknya. Ahrefs menyebut indeks backlinknya diperbarui dengan data baru setiap 15 menit, tetapi angka di kedua alat hampir selalu berbeda karena cakupannya berbeda.
Cara kami membagi tugasnya: Search Console menjadi rujukan apa yang dilihat Google, sedangkan Ahrefs dipakai untuk detail yang tidak ada di Search Console, seperti atribut tautan, tanggal ditemukan, tautan yang hilang, dan data pesaing. Alat lain yang melengkapi keduanya kami ulas di artikel SEO tools.
Beberapa kebiasaan membuat data Ahrefs justru menyesatkan:
Memeriksa profil backlink adalah salah satu bagian dari audit SEO yang kami kerjakan, dan membangun tautan yang aman adalah inti layanan link building kami. Kalau Anda masih membangun pemahaman dasar, urutan materinya ada di panduan belajar SEO, dan gambaran biaya pendampingan ada di halaman harga.
Ahrefs Backlink Checker adalah alat dari Ahrefs untuk melihat halaman dan domain mana saja yang menautkan ke sebuah situs atau URL. Ahrefs menyediakan versi gratis yang menampilkan cuplikan data, sedangkan laporan lengkapnya ada di Site Explorer yang termasuk paket berbayar. Pemilik situs juga bisa memakai Ahrefs Webmaster Tools secara gratis untuk situs yang sudah diverifikasi.
Bisa, dengan dua cara. Pertama, Backlink Checker versi gratis di situs Ahrefs untuk melihat cuplikan backlink domain mana pun. Kedua, Ahrefs Webmaster Tools (Ahrefs Free) untuk situs milik sendiri yang sudah diverifikasi. Menurut halaman resminya, Ahrefs Free bisa dipakai untuk jumlah situs terverifikasi yang tidak terbatas dan menampilkan sampai 1.000 backlink sekaligus dengan fitur penyaringan.
Domain Rating (DR) mengukur kekuatan profil backlink sebuah domain dibanding domain lain di database Ahrefs, dalam skala 0 sampai 100. URL Rating (UR) mengukur kekuatan profil tautan satu halaman, juga dalam skala 100 poin, dan memperhitungkan tautan internal maupun eksternal. Keduanya metrik buatan Ahrefs, bukan metrik yang dipakai Google.
Tidak. DR adalah metrik pihak ketiga yang dihitung Ahrefs dari data tautannya sendiri. Google tidak memakai DR. DR berguna sebagai gambaran kasar kekuatan profil backlink untuk membandingkan situs, tetapi peringkat tetap ditentukan oleh banyak faktor lain, terutama relevansi dan kegunaan konten untuk pencarian tersebut.
Karena keduanya memakai crawler dan database yang berbeda. Search Console menampilkan data tautan yang ditemukan Google, sedangkan Ahrefs menampilkan tautan yang ditemukan crawler Ahrefs. Jumlahnya hampir selalu berbeda. Untuk situs sendiri, pakai keduanya: Search Console sebagai sudut pandang Google, Ahrefs untuk detail seperti atribut tautan, anchor, dan tanggal ditemukan.
Perhatikan lonjakan referring domains yang tiba-tiba tanpa sebab yang jelas, banyak tautan dari situs yang isinya tidak berhubungan, anchor text yang berisi kata kunci persis secara berulang, serta tautan dari halaman yang jelas dibuat hanya untuk menjual tautan. Pola seperti ini bisa termasuk link spam menurut kebijakan Google.
Untuk situs bisnis kecil sampai menengah, pemeriksaan sebulan sekali sudah cukup untuk memantau tautan baru dan tautan yang hilang. Periksa lebih sering bila sedang menjalankan kampanye link building, setelah migrasi situs, atau bila ada penurunan trafik organik yang tidak bisa dijelaskan dari sisi konten maupun teknis.
Ceritakan situs Anda lewat WhatsApp, lalu kami jadwalkan sesi diagnosis gratis 60 sampai 90 menit untuk menentukan bagian mana yang paling layak dibenahi lebih dulu.