SEO tools: alat gratis dan berbayar yang benar-benar dipakai praktisi
Sepuluh SEO tools yang layak dipakai, dikelompokkan per tahap kerja, lengkap dengan batas versi gratisnya, cara membaca datanya, dan urutan memasangnya untuk situs baru.
·10 menit baca
Daftar isi
SEO tools adalah perangkat lunak yang membantu pekerjaan SEO, mulai dari mengumpulkan data pencarian, memeriksa kesehatan teknis situs, meneliti kata kunci dan pesaing, sampai memantau hasilnya. Untuk kebanyakan situs, tiga tool gratis dari Google (Search Console, Google Analytics 4, dan PageSpeed Insights) sudah menutup sebagian besar kebutuhan. Tool pihak ketiga seperti Ahrefs dan Screaming Frog dibutuhkan ketika Anda perlu data pesaing atau audit yang lebih dalam.
Daftar “best seo tools” di internet biasanya berisi puluhan nama tanpa penjelasan kapan tiap tool dipakai. Kami mengambil jalan sebaliknya: sepuluh tool saja, dikelompokkan per tahap kerja, lengkap dengan batas versi gratisnya dan cara membaca datanya dengan benar. Tidak ada tautan afiliasi di artikel ini.
Tool SEO dibagi menurut sumber datanya, bukan menurut mereknya
Sebelum memilih tool, pahami satu hal yang sering membuat pemula bingung: angka di tool yang berbeda hampir tidak pernah sama. Penyebabnya bukan karena salah satu tool rusak, melainkan karena sumber datanya berbeda.
Ada dua kelompok besar. Kelompok pertama adalah tool dari mesin pencari sendiri, seperti Google Search Console dan Bing Webmaster Tools. Datanya berasal dari mesin pencari itu, tetapi hanya untuk situs yang sudah Anda verifikasi. Kelompok kedua adalah tool pihak ketiga, seperti Ahrefs dan Screaming Frog. Mereka membangun database sendiri dengan crawler dan panel data, sehingga bisa menampilkan data situs mana pun, termasuk pesaing, tetapi angkanya berupa perkiraan.
Aturan praktis kami sederhana. Untuk situs Anda sendiri, Search Console adalah acuan utama. Untuk melihat pesaing dan memperkirakan peluang, pakai tool pihak ketiga, dan perlakukan angkanya sebagai perbandingan relatif antar kata kunci atau antar situs, bukan angka pasti.
Pemisahan ini juga menjawab pertanyaan yang sering muncul: kenapa volume sebuah kata kunci di satu tool 1.000 dan di tool lain 1.900? Karena keduanya memperkirakan dari data yang berbeda. Yang bisa dipercaya adalah urutannya: kata kunci yang di kedua tool sama-sama tampak lebih besar, kemungkinan besar memang lebih besar.
Tiga tool gratis dari Google yang wajib dipasang
Kalau Anda hanya punya waktu memasang tiga tool, pasang ketiga ini. Semuanya gratis, datanya dari Google, dan menjawab pertanyaan yang berbeda.
Tool
Pertanyaan yang dijawab
Data utama
Google Search Console
Bagaimana situs saya tampil di Google?
Klik, impresi, CTR, posisi rata-rata, status indeks
Google Analytics 4
Apa yang dilakukan pengunjung setelah datang?
Sesi, sumber trafik, peristiwa dan konversi
PageSpeed Insights
Seberapa cepat dan stabil halaman saya?
Data lapangan Core Web Vitals dan diagnostik lab Lighthouse
Google Search Console adalah satu-satunya tempat Anda melihat kueri apa yang memunculkan situs Anda di Google, berapa kali tampil, dan berapa kali diklik. Di situ juga ada laporan pengindeksan dan alat Inspeksi URL. Panduan langkah demi langkahnya kami tulis di cara menggunakan Google Search Console.
Google Analytics 4 melengkapi Search Console dari sisi sebaliknya. Search Console berhenti di klik, GA4 mulai dari kunjungan: halaman apa yang dibaca, berapa lama, dan apakah pengunjung menghubungi Anda. Tanpa GA4, Anda tahu orang datang tetapi tidak tahu apakah mereka berguna bagi bisnis.
PageSpeed Insights mengukur kecepatan dan stabilitas halaman. Tool ini punya jebakan yang kami bahas di bagian tersendiri di bawah, karena salah membaca skornya adalah kesalahan yang sangat umum.
Di situs ini sendiri, ketiga tool itu dipasang sejak minggu pertama, ditambah Bing Webmaster Tools. Tidak ada alasan menunda, karena data Search Console baru mulai terkumpul sejak situs diverifikasi.
Sepuluh tool di artikel ini dikelompokkan menurut tahap kerja SEO. Satu tool bisa muncul di lebih dari satu tahap, tetapi kegunaan utamanya ada di kelompok ini.
Tool untuk riset kata kunci dan pesaing
Riset kata kunci adalah tahap yang paling banyak pilihannya, sekaligus yang paling sering membuat orang membeli tool mahal terlalu cepat.
Google Keyword Planner adalah titik awal yang umum karena datanya dari Google. Ada dua catatan penting dari halaman bantuan Google Ads. Pertama, Anda harus menyelesaikan pembuatan akun Google Ads dengan memasukkan informasi penagihan untuk mengakses fitur dasar seperti mencari ide kata kunci baru. Kedua, kata kunci dengan volume sangat rendah tidak bisa diperkirakan, dan volume umumnya ditampilkan sebagai rentang. Untuk SEO, rentang itu cukup untuk membandingkan, tetapi tidak cukup untuk memperkirakan trafik.
Google Trends menjawab pertanyaan yang tidak bisa dijawab tool volume: apakah minat terhadap sebuah topik naik, turun, atau musiman. Angkanya relatif (skala minat), bukan jumlah pencarian. Sangat berguna untuk menentukan kapan artikel musiman perlu diperbarui.
Ahrefs adalah tool pihak ketiga dengan database kata kunci dan backlink yang besar. Database kata kunci yang kami pakai untuk merencanakan konten situs ini, berisi 5.357 kata kunci seputar SEO di Indonesia, ditarik dari Ahrefs Keywords Explorer. Untuk situs yang sudah Anda verifikasi, Ahrefs menyediakan akses gratis yang dulu bernama Ahrefs Webmaster Tools dan sekarang disebut Ahrefs Free, berisi analitik, audit teknis, dan metrik SEO situs itu. Fitur riset pesaing dalam skala besar tetap berbayar.
Cara membaca angka-angka di tool riset, seperti volume, keyword difficulty, dan traffic potential, kami jelaskan di artikel kata kunci dalam SEO, sedangkan langkah kerjanya ada di cara mencari kata kunci.
Data dari beberapa tool baru bermakna ketika dibaca bersama: tampilan di pencarian, perilaku pengunjung, dan kesehatan teknis halaman.
Tool untuk audit teknis
Masalah teknis jarang terlihat dari luar. Halaman bisa tampak normal di browser, tetapi menjawab status error ke robot, punya canonical yang salah, atau tidak terhubung dari halaman lain. Untuk menemukannya, Anda butuh crawler.
Screaming Frog SEO Spider adalah crawler desktop untuk Windows, macOS, dan Linux. Situs resminya menyatakan versi gratisnya bisa merayapi sampai 500 URL, sedangkan lisensi berbayar tercantum 245 euro per tahun untuk menghapus batas itu dan membuka fitur lanjutan. Untuk situs di bawah 500 halaman, versi gratis sudah cukup menemukan tautan rusak, redirect berantai, judul ganda, dan halaman tanpa meta description.
Lighthouse tertanam di Chrome DevTools dan menjadi mesin di balik skor PageSpeed Insights. Kategorinya mencakup performa, aksesibilitas, praktik terbaik, dan SEO dasar. Karena berjalan di komputer Anda, Lighthouse juga bisa dipakai untuk halaman yang belum terbit.
Rich Results Test dari Google memeriksa apakah data terstruktur di halaman Anda terbaca dan memenuhi syarat untuk tampilan hasil kaya, misalnya FAQ atau breadcrumb.
Temuan dari crawler baru berguna kalau Anda tahu mana yang penting. Duplikat URL misalnya, sering hanya butuh canonical tag yang benar. Prioritas lengkapnya kami uraikan di checklist technical SEO.
Cara membaca PageSpeed Insights tanpa tertipu skor
PageSpeed Insights menampilkan dua jenis data yang sering tertukar. Dokumentasi Google menjelaskan bahwa data lapangan berasal dari Chrome UX Report, yaitu pengalaman pengguna sungguhan selama 28 hari terakhir untuk metrik seperti LCP, INP, dan CLS. Sementara skor di bagian atas berasal dari Lighthouse yang menganalisis halaman dalam lingkungan simulasi. Skor 90 ke atas dianggap baik, 50 sampai 89 perlu perbaikan, dan di bawah 50 buruk.
Dua jenis data di PageSpeed Insights. Data lapangan menggambarkan pengunjung sungguhan, data lab berguna untuk mencari penyebab masalah.
Pengalaman kami di situs ini memperlihatkan kenapa perbedaan itu penting. Saat mengukur halaman dengan kode yang sama, skor lab mobile pernah keluar 79 lalu 99 pada pengukuran berikutnya. Kalau kami menyimpulkan dari satu pengukuran, kami bisa menghabiskan waktu memperbaiki masalah yang tidak ada. Karena itu kebiasaan kami adalah mengukur beberapa kali sebelum menyimpulkan ada regresi, dan menjadikan data lapangan sebagai acuan utama begitu datanya tersedia.
Satu catatan lagi: situs baru atau berpengunjung sedikit sering belum punya data lapangan karena belum cukup sampel di Chrome UX Report. Dalam kondisi itu, data lab adalah satu-satunya pegangan, jadi ukur berulang dan lihat trennya.
Tool untuk pemantauan dan pelaporan
Setelah pekerjaan berjalan, fungsi tool bergeser dari menemukan masalah menjadi membuktikan hasil.
Kebutuhan
Tool
Catatan
Klik dan impresi organik
Google Search Console
Acuan utama untuk situs sendiri
Konversi dari trafik organik
Google Analytics 4
Pastikan peristiwa konversi sudah ditandai
Visibilitas di Bing
Bing Webmaster Tools
Gratis, datanya khusus mesin pencari Bing
Posisi kata kunci harian
Rank tracker pihak ketiga, misalnya di Ahrefs
Berbayar, berguna untuk memantau banyak kata kunci
Profil backlink
Ahrefs atau tool backlink lain
Perkiraan, bandingkan tren bukan angka mutlak
Laporan performa Search Console menampilkan klik, impresi, CTR, dan posisi rata-rata untuk kueri dan halaman. Kombinasikan dengan GA4 untuk melihat apakah trafik itu menghasilkan tindakan. Contoh laporan bulanan yang kami susun dari data seperti ini bisa Anda lihat di contoh laporan.
Untuk memantau backlink, ingat bahwa tidak ada tool pihak ketiga yang melihat seluruh web. Angka backlink di tool apa pun adalah sampel dari crawler mereka. Yang lebih bermakna adalah tren dan kualitas tautan, seperti dibahas di pengertian backlink dan SEO off page.
Urutan memasang tool untuk situs baru
Kalau Anda baru meluncurkan situs, urutan ini menghindarkan Anda dari membeli tool yang belum dibutuhkan:
Hari pertama: verifikasi Google Search Console dan kirim sitemap. Setiap hari tanpa Search Console adalah data yang hilang.
Minggu pertama: pasang Google Analytics 4, tandai peristiwa konversi (formulir, klik WhatsApp), dan verifikasi Bing Webmaster Tools.
Sebelum dan sesudah perubahan besar: ukur beberapa halaman utama dengan PageSpeed Insights, lalu jalankan crawler gratis seperti Screaming Frog versi gratis.
Saat mulai menyusun rencana konten: pakai Keyword Planner, Google Trends, dan Ahrefs Free untuk situs Anda.
Ketika data pesaing benar-benar dibutuhkan: baru pertimbangkan langganan tool berbayar.
Urutan yang kami pakai: data dari Google lebih dulu, tool berbayar paling akhir dan hanya ketika kebutuhannya jelas.
Tool hanya mengumpulkan data. Keputusan apa yang dikerjakan lebih dulu tetap membutuhkan orang yang paham cara kerja SEO dan konteks bisnis Anda. Itu sebabnya kemampuan memakai tool selalu muncul di daftar skill SEO specialist, tetapi bukan satu-satunya. Kalau Anda sudah punya data dari tool-tool ini tetapi bingung membacanya, audit SEO yang diawali sesi diagnosis adalah titik awal yang wajar.
SEO tools adalah perangkat lunak yang membantu pekerjaan SEO: mengumpulkan data pencarian, memeriksa kesehatan teknis situs, meneliti kata kunci dan pesaing, serta memantau hasil. Sebagian dibuat langsung oleh mesin pencari, seperti Google Search Console, sebagian lagi oleh perusahaan pihak ketiga yang mengumpulkan data sendiri, seperti Ahrefs atau Screaming Frog.
SEO tools gratis apa yang wajib dipakai?
Tiga yang kami anggap wajib untuk situs apa pun adalah Google Search Console, Google Analytics 4, dan PageSpeed Insights. Ketiganya gratis dan datanya berasal dari Google sendiri. Tambahkan Bing Webmaster Tools untuk mesin pencari Bing, lalu tool pihak ketiga ketika Anda butuh data pesaing atau audit teknis yang lebih dalam.
Apakah Google Keyword Planner gratis?
Tidak ada biaya untuk memakainya, tetapi halaman bantuan Google Ads menyatakan Anda harus menyelesaikan pembuatan akun Google Ads dengan memasukkan informasi penagihan untuk mengakses fitur dasar seperti mencari ide kata kunci baru. Volume yang ditampilkan berupa rentang, dan kata kunci bervolume sangat rendah tidak bisa diperkirakan.
Berapa batas versi gratis Screaming Frog?
Menurut situs resminya, versi gratis Screaming Frog SEO Spider bisa merayapi sampai 500 URL. Lisensi berbayar menghapus batas itu dan membuka fitur lanjutan, dengan harga yang tercantum 245 euro per tahun saat artikel ini ditulis. Untuk situs kecil di bawah 500 halaman, versi gratis sudah cukup untuk audit dasar.
Apakah skor PageSpeed Insights sama dengan peringkat Google?
Tidak. Skor di bagian atas PageSpeed Insights berasal dari Lighthouse, pengujian lab dalam lingkungan simulasi. Data yang mencerminkan pengalaman pengguna sungguhan adalah data lapangan dari Chrome UX Report selama 28 hari terakhir. Skor lab juga bisa berubah antar pengukuran untuk kode yang sama, jadi ukur beberapa kali sebelum menyimpulkan.
Apakah tool SEO berbayar seperti Ahrefs wajib untuk pemula?
Tidak wajib. Untuk situs Anda sendiri, data paling akurat justru ada di Google Search Console yang gratis. Tool berbayar berguna ketika Anda perlu melihat data pesaing, riset kata kunci dalam jumlah besar, atau memantau backlink secara rutin. Ahrefs juga menyediakan akses gratis untuk situs yang sudah Anda verifikasi.
Kenapa angka di tool SEO berbeda-beda?
Karena sumber datanya berbeda. Search Console memakai data Google untuk situs Anda sendiri. Tool pihak ketiga memperkirakan volume dan trafik dari database dan crawler mereka sendiri, dengan metode hitung masing-masing. Perlakukan angka tool pihak ketiga sebagai perbandingan relatif, dan jadikan Search Console acuan untuk situs Anda.
Mau dibantu menerapkannya di website Anda?
Ceritakan situs Anda lewat WhatsApp, lalu kami jadwalkan sesi diagnosis gratis 60 sampai 90 menit untuk menentukan bagian mana yang paling layak dibenahi lebih dulu.
Panduan Google Bisnisku (sekarang Google Profil Bisnis): cara mendaftar, pilihan verifikasi, aturan yang sering membuat profil ditangguhkan, dan tiga faktor peringkat lokal yang disebut Google.
Apa yang membuat sebuah artikel layak disebut artikel SEO, anatomi dari judul sampai FAQ, langkah menulisnya, contoh sebelum dan sesudah, sikap Google soal konten AI, dan checklist sebelum terbit.